Honey Muffin With Biscuit Crumb

Biasanya kalau hari Minggu anak-anak pada malas makan nasi. Mereka juga langsung sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Habis sholat subuh di masjid biasanya sulung dan bungsu minta ijin untuk pergi ke makam abahnya dan setelah itu main bola di depan masjid. Yang nomor dua dan tiga biasanya ngendon di dalam kamar sambil baca-baca buku. Kalau udah gitu, jadwal sarapan bisa terlewat begitu saja.

So pagi tadi aku sengaja bikinin muffin buat mereka. Muffin ini walau kecil tapi cukup mengenyangkan. Anak-anak juga masih bisa melakukan aktifitasnya sambil menikmati muffin. Soalnya kalau mereka sudah asyik dengan dunianya, sulit sekali menyuruh mereka untuk duduk manis di kursi makan dan menikmati sarapan. Kalau disuruh sarapan paling-paling jawabannya “Ntar, Ma…..”

Entah sudah berapa kali aku bikin muffin. Sepertinya resep muffin menjadi andalanku karena murah, mudah, dan cepat. Muffin tidak membutuhkan mixer untuk menyiapkan adonannya. Cukup diaduk-aduk dengan menggunakan spatula saja. Bahan-bahannya juga bisa dimodifikasi sesuka kita. Pilihanku pagi tadi adalah Honey Muffin yang kumodifikasi dengan remahan biskuit.

Honey muffin with biscuit crumb

Honey muffin with biscuit crumb

Recipe for Honey Muffin With Biscuit Crumb

Ingredients :

1 butir telur

1 cup susu

1/4 cup madu

1/4 cup minyak goreng

2 cups tepung terigu

1/2 cup gula pasir

3 tsp baking powder

1/2 tsp garam halus

10 keping biskuit masing-masing dipotong kecil-kecil.

Directions :

  1. Panaskan oven dengan suhu 180 celcius.
  2. Campur tepung, baking powder, garam dan gula dalam mangkok, aduk rata. Sisihkan.

    Adonan basah dan kering

    Adonan basah dan kering

  3. Kocok telur dalam mangkok lain, tambahkan madu, minyak, dan susu. Kocok perlahan sampai tercampur rata.
  4. Masukkan campuran telur ke dalam campuran tepung, aduk sebentar sampai semua bahan menyatu.
  5. Masukkan remahan biskuit ke dalam adonan, aduk sebentar.

    Adonan dan remahan biskuit

    Adonan dan remahan biskuit

  6. Tuang adonan ke dalam muffin tin, oven selama 20 menit atau sampai matang. Gunakan test tusuk untuk mengetahui. Apakah muffin sudah matang atau belum.
    Honey muffin fresh from the oven

    Honey muffin fresh from the oven

     Satu resep jadi 17 pcs muffin ukuran sedang

    Satu resep jadi 17 muffin ukuran sedang

    Honey muffin

    Honey muffin

Tadi pakai remahan biskuit kelapa jadi saat matang nggak kelihatan remahannya karena warnanya sama dengan muffin. Mungkin kalau pakai biskuit oreo atau good time warnanya akan lebih cantik dan nggak monoton. Sajikan dengan teh hangat yang tidak terlalu manis.

Selamat mencoba.

***

Dian Widyaningtyas

For Fluffy Sensations

Ada cinta Mama untuk kalian disetiap gigitan muffin itu… 

Sunny Sunday afternoon, February 22nd, 2015

Advertisements

Peanut Butter Cake

Nggak hari sekolah, nggak hari libur, anak-anak selalu nanyain “Mama bikin kue apa?” Kalau pas weekend sih biasanya kujawab “Ntar ya, Mama mau istirahat dulu”. Rasanya hanya pas weekend saja aku bisa istirahat. “Kalian tidur dulu gih” kataku kemudian. Aku lebih suka melakukan sesuatu saat sedang sendiri. Ketika anak-anak tertidur, rasanya enjoy banget melakukan sesuatu karena perhatian tidak harus terbagi ke anak-anak.

Setelah melihat-lihat sebentar koleksi resep kue di akun Pinterestku, aku memutuskan untuk membuat Peanut Butter Cake dengan sedikit kumodifikasi bahannya. Aku langsung nyiapin bahan-bahan yang diperlukan. Beberapa bahan kue memang selalu ready stok di rumah sejak aku menyukai dunia baking. Jadi kapanpun aku ingin bikin kue, ya tinggal bikin aja.

Peanut Butter Cake

Peanut Butter Cake

Seperti namanya, Peanut Butter Cake berbahan utama selai kacang. Saat proses pengovenan hampir selesai, harum selai kacang  sudah menguar kemana-mana dan berhasil membangunkan Sulung yang memang kamarnya dekat dengan meja oven. Penampilan Peanut Butter Cake begitu lembut, moist, and fluffy. Pas banget dinikmati di senja yang berhias hujan.

So here the Recipe for Peanut Butter Cake :

Ingredients :

1 cup Milk

2/3 cup Sugar

1/2 cup Peanut butter

1/2 cup Butter

2 Eggs

1 3/4 cup Flour

1 tbsp Baking Powder

1 tsp Salt

Instructions :

  1. Panaskan oven dengan suhu 180 celcius
  2. Mix milk, sugar, peanut butter, butter, and eggs sampai gula dan semua bahan tercampur
  3. Masukkan flour, baking powder, and salt ke dalam adonan basah. Mix hingga tercampur rata.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang loaf yang sudah diolesi mentega dan dilapisi kertas roti.
Tuang ke dalam loyang loaf

Tuang ke dalam loyang loaf

Adonan dalam loyang

Adonan dalam loyang

5. Oven selama kurang lebih 55 menit dengan api bawah. Gunakan tes tusuk untuk mengetahui apakah adonan sudah matang atau belum.

Fresh from oven

Fresh from oven

Dinginkan di atas rak kawat

Dinginkan di atas rak kawat

Peanut Butter Cake ini teksturnya lembut dan moist banget. Iris sesuai selera setelah cake benar-benar dingin. Jika diiris saat masih panas/hangat cake bisa hancur.

Fluffy and moist

Fluffy and moist

Sliced Peanut Butter Cake

Sliced Peanut Butter Cake

Ready to be served

Ready to be served

Selain dinikmati begitu saja, Peanut Butter Cake juga bisa dinikmati dengan olesan aneka selai dan olesan lainnya. Selamat mencoba.

***

Dian Widyaningtyas

For Fluffy Sensations

Made with love for my beloved four stars

On a rainy Saturday, February 21st, 2015

Let Me Introduce Fluffy Sensations

Fluffy Sensations adalah blogku yang kesekian setelah beberapa blog kubuat sebelumnya. Berbeda dengan salah satu blogku yang kuubah berbayar setelah beberapa saat aku menikmati versi gratisnya, Fluffy Sensations dari awal sudah merupakan blog berbayar. Entah mengapa aku begitu antusias dengan blog baru ini sehingga langsung kubeli domainnya. Prosesnya juga cukup singkat, WordPress sudah menyimpan detil pembayaranku via Paypal dari transaksi-transaksiku sebelumnya.

Fluffy Sensations akan berisi segala cerita tentang masak memasak, khususnya cake dan roti, dua hal yang akhir-akhir ini begitu menarik perhatianku. Awalnya aku menulis cerita masak memasak ini di blog pribadiku yang lain dengan kategori “Around The Kitchen”. Tapi kemudian aku memutuskan untuk membuat blog yang terpisah yang khusus berisi tentang masak memasak. Maklum, aku belum punya blog yang spesifik menulis tentang satu tema saja. Selama ini blog yang kumiliki isinya macam-macam.

Nama Fluffy Sensations terlintas saat aku membayangkan cake hasil masakanku yang begitu fluffy, moist, dan enak di lidah. Aku bahkan hampir tak percaya bahwa cake tersebut aku yang membuatnya. Yeah!!!! I did it!!!!

Tagline “Cake me up before you take my bread away” sebenarnya untuk menggambarkan bahwa blog Fluffy Sensations mostly akan berisi tentang cake dan bread dan kisah dibalik pembuatannya. But I want to descript it in funny way. So I write “cake me up” which its sounds like “kick me up”, and I write “before you take my bread away” which its sounds like “before you take my breath away”.

So, here is my blog, Fluffy Sensations, yang akan mencatat perjalananku dalam mempelajari cake, bread, masakan lainnya, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan masak memasak.

***

Dian Widyaningtyas

For Fluffy Sensations

Early Monday, February 2nd, 2015